Ia menambahkan, strategi tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan trafik, tetapi juga pada kualitas pengalaman perjalanan.

“Melalui penguatan customer experience serta integrasi layanan di seluruh ekosistem, kami memastikan masyarakat tak hanya sampai ke tujuan, namun juga menikmati setiap proses perjalanan secara seamless dan berkesan,” katanya.

Dari sisi pasar, penerbangan domestik menjadi kontributor utama dengan 51.873 pergerakan pesawat dan 7.009.251 penumpang, masing-masing tumbuh 10,6 persen dan 7,5 persen dibandingkan Lebaran 2025.

Kinerja ini diperkuat dengan sejumlah indikator operasional, antara lain load factor kumulatif sebesar 81,6 persen; slot utilization kumulatif sebesar 82,3 persen dan extra flight kumulatif sebesar 4.097 penerbangan (75,5 persen dari rencana).

Pada puncak arus mudik 18 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 568.871 orang. Sementara puncak arus balik pada 29 Maret 2026 mencatat 603.575 penumpang, meningkat 14,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.