LABUANBAJOVOICE.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mendeteksi tiga bibit siklon tropis di wilayah selatan Indonesia yang berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung, termasuk di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Kepala Stasiun Meteorologi Komodo, Maria Patricia Christin Seran, Rabu (4/2/2026), menjelaskan tiga sistem tersebut yakni Bibit Siklon Tropis 90S di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah, 93S di perairan Australia Barat, dan 92P di Teluk Carpentaria.
“Bibit Siklon Tropis 90S saat ini bergerak ke arah timur dan dalam 24 jam ke depan berpeluang tinggi menjadi Siklon Tropis namun kemudian segera menurun statusnya,” tegas Maria.
Menurutnya, meski pusat sistem berada di Samudera Hindia, dampak tidak langsungnya tetap perlu diantisipasi, terutama di wilayah Manggarai Barat.
Pergerakan 90S yang menuju timur dan mendekati Sumba berpotensi memicu daerah perlambatan dan pertemuan angin (konvergensi) di Manggarai Barat.





Tinggalkan Balasan