Tiket NDF 2025 tersedia reguler dengan integrasi promo tenant hotel dan fasilitas kawasan The Nusa Dua. Festival ini juga menegaskan komitmen pada pariwisata berkelanjutan lewat kampanye penggunaan tumbler pribadi, pelepasan tukik, penanaman mangrove, dan daur ulang limbah organik.

Camat Kuta Selatan, Dr. I Ketut Gede Arta, AP, SH, M.Si, menilai kolaborasi lintas stakeholder menjadi kunci utama penyelenggaraan festival.

“Kami melihat festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan ruang untuk merawat identitas lokal melalui sinergi pemerintah, desa adat, komunitas seni, dan pengelola kawasan. Dukungan bersama inilah yang memastikan pelestarian budaya berjalan seiring perkembangan pariwisata,” ungkapnya.

Dari sisi seni visual, festival menghadirkan mural publik karya seniman muda Bali, Dwyma Bima, bertajuk Beauty Harmony.

Mural yang menggambarkan perempuan Bali sebagai simbol keseimbangan itu dikerjakan selama 11 hari dengan 450 liter cat, sekaligus menorehkan sejarah sebagai helipad pertama di Bali yang dihias estetik.