LABUANBAJOVOICE.COM — Langkah berani dan penuh optimisme ditunjukkan Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Manggarai Barat dengan mengirimkan atlet terbaiknya untuk berlaga di Kejuaraan Nasional Battle of Maestro Championship 2026.
Ajang bergengsi tingkat nasional ini akan digelar di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Januari 2026.
Keikutsertaan ini bukan sekadar partisipasi, melainkan bagian dari strategi pembinaan jangka panjang Taekwondo Manggarai Barat dalam menyiapkan atlet berdaya saing nasional.
Sebanyak 15 atlet dari Dojang Nucalale akan diberangkatkan Rabu (14/1/2026) diberangkatkan untuk mengikuti kejuaraan tersebut, yang terdiri dari 13 atlet kategori Kyorugi Prestasi dan 2 atlet kategori Poomsae Prestasi.
Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Manggarai Barat, Basilius Sardi Jeramat, menjelaskan bahwa keikutsertaan ini memiliki makna penting bagi perkembangan atlet daerah.
“Sebanyak 15 atlet dikirim untuk bertanding, terdiri dari 13 atlet pada kategori Kyorugi Prestasi dan 2 atlet pada kategori Poomsae Prestasi,” ujar Ketua Pengcab TI Manggarai Barat, Basilius Sardi Jeramat, Selasa (13/1/2026).
Menurut Sardi, kejuaraan nasional ini menjadi ruang belajar sekaligus panggung pembuktian bagi atlet Manggarai Barat. Bertanding melawan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia akan memberikan pengalaman kompetitif yang tidak ternilai.
“Keikutsertaan ini bertujuan untuk menambah jam terbang para atlet, mengasah mental bertanding, serta memberikan pengalaman berharga berlaga di tingkat nasional, khususnya di Kota Makassar,” kata Sardi.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kejuaraan ini juga menjadi instrumen evaluasi menyeluruh terhadap hasil pembinaan yang selama ini dilakukan di tingkat daerah.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi kemampuan atlet dalam menghadapi persaingan yang lebih kompetitif,” kata Sardi yang juga anggota DPRD Manggarai Barat itu.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, Pengurus Cabang TI Manggarai Barat tidak menutup mata terhadap target prestasi. Bahkan, target yang dipasang terbilang ambisius namun realistis, sebagai pemacu semangat juang atlet.
“Target yang dicanangkan dalam kejuaraan ini adalah meraih 5 medali emas, sebagai bentuk motivasi dan semangat juang bagi seluruh atlet yang bertanding,” ujarnya.
Harapan besar pun disematkan kepada para atlet yang berlaga. Tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga mengharumkan nama Manggarai Barat dan Nusa Tenggara Timur di kancah nasional.
Sardi turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan moril.
Ia berharap doa dan dukungan masyarakat Manggarai Barat, bahkan masyarakat NTT secara umum, dapat menjadi energi tambahan bagi para atlet yang sedang berjuang mengharumkan nama daerah dan masyarakatnya di tingkat nasional.
Keikutsertaan Taekwondo Manggarai Barat dalam Battle of Maestro Championship 2026 ini sekaligus menegaskan komitmen daerah dalam membangun olahraga prestasi secara berkelanjutan.
Ke depan, pengalaman dari Makassar diharapkan menjadi fondasi kuat untuk melahirkan atlet-atlet unggulan yang siap bersaing di level nasional hingga internasional.**

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan