Ia menegaskan bahwa peningkatan konektivitas udara akan menjadi katalis penting dalam meningkatkan daya saing destinasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Selain memperkuat aksesibilitas, BPOLBF juga terus mendorong diversifikasi destinasi wisata di Pulau Flores guna mengurangi ketergantungan terhadap Taman Nasional Komodo.

Strategi ini dilakukan melalui pengembangan paket wisata darat lintas wilayah yang diharapkan mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan.

Andhy juga menegaskan bahwa BPOLBF siap menjadi jembatan koordinasi lintas kementerian dan pemangku kepentingan untuk memastikan pembangunan ekosistem pariwisata yang kondusif, dengan tetap menjaga keseimbangan antara aspek konservasi dan pertumbuhan ekonomi.

Audiensi tersebut menghasilkan kesepahaman bahwa sinergi antara pemerintah dan pelaku industri penerbangan menjadi kunci dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus memastikan pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di Labuan Bajo Flores.