Menurut Fanny, sempat terjadi perlambatan pembelian tiket sebelum kebijakan WFA diputuskan. Namun setelah diberlakukan, permintaan tiket kembali meningkat.
“Sejak kebijakan WFA diputuskan, langsung terlihat lonjakan pembelian tiket. Sebelumnya sempat terhenti karena menunggu kepastian,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui segmen mahasiswa mengalami sedikit penurunan perjalanan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ekonomi menjadi salah satu faktor.
“Harapannya, dengan potongan 30 persen ini bisa meringankan biaya transportasi sehingga dana bisa dialihkan untuk kebutuhan Lebaran lainnya,” kata Fanny.
Dalam waktu dekat, Pelni menjadwalkan sejumlah kapal untuk melayani rute menuju dan dari Labuan Bajo. Pada Rabu, 18 Maret 2026, kapal KM Tilong Kabila dijadwalkan melayani rute Lembar–Bima–Labuan Bajo. Disusul kapal KM Wilis yang akan tiba pada 21 Maret pukul 05.00 WITA.
“KM Tilong Kabila membawa sekitar 600 penumpang turun, sementara yang naik sekitar 500 orang dalam sepekan terakhir. Puncak arus diperkirakan terjadi pada 18 Maret,” ujar Fanny.





Tinggalkan Balasan