Dengan dukungan alutsista berupa satu unit RIB Padar 3018 dan satu unit RIB 03, petugas menyisir seluruh bibir pantai. Mereka memunguti berbagai jenis limbah yang terselip di sela bebatuan dan vegetasi pesisir.

Dari kejauhan, kawasan itu tampak bersih. Namun, realitas di lapangan menunjukkan tumpukan sampah yang tersembunyi di sudut-sudut pantai.

Dalam waktu relatif singkat, petugas berhasil mengumpulkan limbah dalam jumlah besar.

“Sampah yang terkumpul kurang lebih sekitar 500 Kg. Seluruh sampah tersebut langsung kami evakuasi dan bawa kembali ke daratan untuk dibuang ke tempat pembuangan yang semestinya, agar tidak kembali mencemari laut,” jelas AKBP Christian.

Aksi ini sekaligus mempertegas peran kepolisian dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. Kehadiran aparat di tengah kawasan wisata dinilai sebagai simbol bahwa perlindungan tidak hanya berfokus pada keamanan masyarakat, tetapi juga pada ekosistem yang menopang kehidupan ekonomi dan sosial.

AKBP Christian menilai kesadaran kolektif masyarakat dan wisatawan menjadi faktor kunci menjaga kebersihan kawasan pariwisata.