Sepuluh sekolah yang ambil bagian dalam kegiatan ini meliputi TK Bajo, TK Kanawa, TK Pembina, SD Lancang 1, SD Familia, SD Baru Cermin, SD Waemata, serta satu SLB. Peserta tingkat TK berusia 4–5 tahun, sementara siswa SD berusia 6–7 tahun.
Rangkaian kegiatan diawali dengan workshop di masing-masing sekolah yang dimulai pada 23 Maret. Para mentor dijadwalkan mengunjungi sekolah-sekolah peserta selama tujuh hari untuk memberikan pelatihan.
Sebelumnya, para mentor dan pendamping telah mengikuti pelatihan internal guna menyepakati durasi penampilan serta pola gerakan yang akan diajarkan kepada anak-anak.
Simulasi juga dilakukan untuk memastikan setiap sekolah memiliki durasi penampilan yang seimbang.
Puncak kegiatan direncanakan berlangsung pada 7 Maret di Batu Cermin, Labuan Bajo. Pada agenda tersebut, masing-masing sekolah akan menampilkan hasil workshop, yang kemudian dilanjutkan dengan atraksi kolaborasi gabungan seluruh peserta.
Sebanyak 100 anak dijadwalkan tampil dalam atraksi kolaborasi, terdiri dari 40 pemain caci, 40 penari, dan 20 pemain musik tradisional.





Tinggalkan Balasan