Pria yang sudah 12 tahun berkarya di Labuan Bajo ini menuturkan, buku kumpulan cerpennya itu selama ini dia tulis memanfaatkan waktu luangnya dari pekerjaan sebagai jurnalis dan tugasnya menjaga anak.
“Semoga buku kumpulan cerpen ini bisa memperkaya mata untuk melihat Labuan Bajo dari sudut yang berbeda dan bisa menuai makna bagi setiap hati yang membacanya,” kata Servan.
Servan mengawali karir jurnalisnya pada salah satu radio swasta di Kota Makassar pada tahun 2004 silam setelah selesai kuliah tahun 2003 di STIKOM Fajar.
Di tahun 2005, pria yang pernah aktif di PMKRI Makassar ini bergabung dengan salah satu media di Kota Samarinda Kalimantan Timur tetapi tidak berlangsung lama, lalu menjalankan pekerjaan serabutan di sana demi membiayai hidup.
Dia kembali lagi ke NTT tahun 2008 dan bergabung dengan Pos Kupang pada tahun 2009 selama 11 tahun. Sejak 2020 hingga saat ini dia berkarya di media online Kliklabuanbajo.id dan menjalankan hobi menulisnya.*
Penulis: Hamid





1 Komentar
Terus berkarya bang….
Literasi baca tulis menjadi acuan yg urgen ditengah kesenjangan zaman yang selalu dimanja dengan asupan media yang melunturkan budaya membaca dan menulis para generasi kita. Keep spirit bang. #PRO ECCLESIA ET PATRIA.