Seleksi tingkat kabupaten dilakukan melalui dua metode: pemeriksaan administrasi lanjutan dan Computer Assisted Test (CAT) sebagai ujian utama.
“Di sini hanya tes administrasi dan CAT,” tegas Suhardi.
Ia menjelaskan bahwa sistem penilaian akan menentukan peserta terbaik untuk mewakili Manggarai Barat pada seleksi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Suhardi merinci mekanisme kuota, Non-kloter: peringkat 1 dan 2 di tingkat kabupaten akan dikirim ke seleksi provinsi. Kloter: terdiri dari dua orang pada formasi ketua kloter dan petugas kloter lainnya. Di tingkat provinsi: hanya akan dipilih dua orang untuk NTT, masing-masing satu untuk tugas konsumsi dan satu untuk akomodasi.
“Yang lolos nanti satu dua ke provinsi, itu tes terakhirnya. Nanti di provinsi ambil satu-satu karena jatah NTT cuman dua; satu konsumsi, satu akomodasi,” jelas Suhardi.
Berdasarkan hasil Verifikasi Dokumen Administrasi Pendaftaran Calon PPIH Arab Saudi dan Kloter Tahun 1447 H / 2026 M, sebagaimana tertuang dalam surat B.1387/KK.20.16.06/HJ.02/12/2025, berikut daftar peserta yang dinyatakan lolos administrasi:





Tinggalkan Balasan