Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Manggarai Barat langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi kendaraan, serta mengamankan barang bukti.

“Untuk para penumpang yang mengalami luka ringan, saat ini mereka sudah kembali ke kampung halaman mereka di Werang,” tambah IPDA Bayu.

Ruas Trans Flores di wilayah Mbeliling dikenal memiliki karakter jalan berkelok, tanjakan panjang, dan jurang di sisi jalan.

Kombinasi medan tersebut menuntut kondisi fisik dan konsentrasi optimal dari setiap pengemudi.

IPDA Bayu kembali mengingatkan agar sopir, khususnya angkutan umum, tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh lelah.

“Jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara di jalur lintas Flores yang memiliki medan menantang, pengemudi sangat disarankan untuk beristirahat sejenak guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap IPDA Bayu.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bahwa faktor kelelahan masih menjadi ancaman nyata keselamatan di jalan raya.

Ke depan, penguatan edukasi keselamatan berkendara dan pengawasan terhadap kondisi fisik pengemudi angkutan umum dinilai penting untuk menekan risiko kecelakaan serupa di jalur Trans Flores, khususnya wilayah Manggarai Barat.**