RUAC sebagai forum tertinggi cabang tidak dimaknai sebatas agenda seremonial.
Meski dilaksanakan dalam waktu singkat, forum ini menunjukkan bahwa kualitas organisasi tidak diukur dari lamanya persidangan, melainkan dari kedewasaan kader dalam menjalankan mekanisme organisasi secara sadar dan bertanggung jawab.
Momentum pasca-RUAC diharapkan menjadi titik konsolidasi seluruh kader PMKRI Cabang Yogyakarta.
Pergantian kepemimpinan tidak boleh berhenti pada euforia, tetapi harus diterjemahkan dalam kerja-kerja konkret organisasi, baik di bidang kaderisasi, advokasi sosial, maupun penguatan intelektual kader.
PMKRI Cabang Yogyakarta merupakan rumah bersama yang dibangun melalui proses panjang dan pengabdian lintas generasi.
Kepemimpinan boleh berganti dan struktur dapat berubah, namun semangat kolektif serta tanggung jawab moral sebagai organisasi kader harus tetap dijaga.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk memperkuat organisasi, merawat kader secara berkelanjutan, dan memastikan PMKRI Cabang Yogyakarta tetap sehat, bernilai, serta adaptif dalam menghadapi dinamika zaman ke depan.**

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan