LABUANBAJOVOICE.COM – Dua kapal pesiar internasional, MS Riviera dan MS Viking Sky, bersandar di wilayah perairan Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis (19/2/2026).

Kedatangan kedua kapal tersebut membawa ribuan wisatawan mancanegara yang memanfaatkan waktu singgah untuk menikmati keindahan destinasi unggulan Indonesia timur.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, mengungkapkan bahwa MS Riviera mengangkut sebanyak 1.142 penumpang, dengan 1.136 orang di antaranya tercatat turun dan berwisata di kawasan TNK.

Sementara itu, MS Viking Sky membawa 799 penumpang, dengan 795 orang turun untuk menikmati destinasi wisata alam yang menjadi ikon Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Kapal MS Riviera membawa sebanyak 1.142 penumpang, dengan 1.136 orang di antaranya turun untuk berwisata di TNK. Sementara itu, MS Viking Sky mengangkut 799 penumpang, dengan 795 orang turun untuk menikmati destinasi wisata alam,” ujar Charles.

Kedua kapal pesiar tersebut diketahui bertolak dari Darwin, Australia, sebelum melanjutkan pelayaran dan singgah di kawasan Labuan Bajo.

Para penumpang didominasi wisatawan asing asal Inggris, Amerika Serikat, Australia, Kanada, serta sejumlah negara di kawasan Eropa lainnya.

Selama berada di Labuan Bajo, para wisatawan memanfaatkan waktu singgah sekitar tujuh hingga delapan jam untuk menjelajahi berbagai daya tarik wisata alam dan bahari di kawasan TNK sebelum melanjutkan pelayaran ke destinasi berikutnya.

“Para penumpang singgah di perairan kawasan TNK untuk berwisata selama kurang lebih 7 hingga 8 jam sebelum melanjutkan perjalanan mereka,” ujar Charles.

Ia menegaskan bahwa seluruh penumpang dan awak kapal menjalani pemeriksaan keimigrasian secara menyeluruh oleh petugas Imigrasi Labuan Bajo.

Pemeriksaan tersebut difokuskan pada verifikasi dokumen perjalanan dan dilaksanakan secara intensif serta profesional sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Pemeriksaan keimigrasian dilakukan secara menyeluruh oleh petugas Imigrasi Labuan Bajo dengan fokus pada pengecekan dokumen perjalanan seluruh penumpang dan awak kapal,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian dari penumpang maupun awak kapal kedua kapal pesiar tersebut.

Charles memastikan seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Kami memastikan seluruh proses pemeriksaan keimigrasian terhadap penumpang dan awak kapal pesiar berjalan lancar, cepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Charles menambahkan bahwa Imigrasi Labuan Bajo terus berkomitmen memberikan pelayanan prima sekaligus memperkuat fungsi pengawasan untuk menjaga keamanan wilayah serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo.

“Imigrasi berkomitmen memberikan pelayanan prima sekaligus memperkuat pengawasan untuk menjaga keamanan dan mendukung pariwisata Labuan Bajo,” tambahnya.

Ia berharap, kunjungan kapal pesiar internasional tersebut dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal, sekaligus memperkuat citra Labuan Bajo sebagai destinasi wisata kelas dunia.

“Imigrasi Labuan Bajo pun terus berkomitmen untuk mendukung kelancaran arus kunjungan wisatawan mancanegara melalui pengawasan dan pelayanan keimigrasian yang prima,” jelas Charles.**