Ia juga menyampaikan apresiasi kepada The Nusa Dua, ITDC serta seluruh mitra dan peserta yang telah mendukung terselenggaranya festival budaya tersebut di Bali.
Direktur SVCC Bali, Naveen Meghwal, dalam sambutan pembuka menyoroti makna budaya perayaan Holi yang menjadi simbol datangnya musim semi sekaligus kemenangan kebaikan atas kejahatan.
Menurutnya, festival ini juga berperan sebagai ruang untuk mempererat hubungan antar komunitas dan memperkuat persahabatan lintas budaya.
Sementara itu, General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyatakan bahwa terpilihnya Pulau Nusa Dharma sebagai lokasi penyelenggaraan festival mencerminkan kepercayaan internasional terhadap kawasan pariwisata tersebut.
“Terpilihnya Pulau Nusa Dharma sebagai lokasi penyelenggaraan Holi Festival mencerminkan kepercayaan internasional sekaligus pengakuan terhadap kesiapan The Nusa Dua dalam menyelenggarakan acara berskala global,” kata Agus Dwiatmika.
Ia menambahkan festival ini juga mencerminkan semangat persatuan dan persahabatan lintas budaya, sekaligus sejalan dengan meningkatnya kunjungan wisatawan India yang kini termasuk dalam lima besar pasar wisatawan ke kawasan The Nusa Dua.





Tinggalkan Balasan