LABUANBAJOVOICE.COM – Menyambut bulan suci Ramadhan 2026, Meruorah Komodo Labuan Bajo kembali menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertema “Nusantara Culinary Journey” yang menawarkan ragam kuliner khas Indonesia dipadukan panorama matahari terbenam di kawasan Marina Labuan Bajo.
Program ini disiapkan sebagai alternatif destinasi berbuka puasa bagi wisatawan maupun masyarakat lokal yang menginginkan pengalaman kuliner khas Nusantara dengan standar layanan hotel berbintang lima.
Meruorah Komodo menghadirkan konsep menu rotasi harian sehingga setiap tamu dapat menikmati variasi hidangan autentik Nusantara selama Ramadhan.
Konsep tersebut dirancang untuk memperkaya pengalaman wisata kuliner serta memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium berbasis budaya dan gastronomi.
Executive Assistant Manager Meruorah Komodo Labuan Bajo, Gede Adi Yulyawan menegaskan komitmen hotel dalam menghadirkan pengalaman Ramadhan yang inklusif bagi semua kalangan.
“Kami ingin semangat Ramadan tahun ini terasa inklusif. Dari makan malam mewah di The Bay Restaurant hingga booth takjil yang terjangkau di area komersial, kami memastikan setiap wisatawan dan orang di Labuan Bajo dapat merasakan kebahagiaan berbuka puasa bersama Meruorah,” ungkap Gede Adi Yulyawan selaku Executive Assistant Manager di Meruorah Komodo Labuan Bajo, Kamis (12/2).
Sajian Iftar Beragam Konsep dan Lokasi
Meruorah Komodo menghadirkan tiga konsep layanan berbuka puasa yang disesuaikan dengan preferensi tamu, mulai dari pengalaman fine dining hingga pilihan takjil praktis.
1. Iftar Buffet Premium di The Bay Restaurant
Restoran utama hotel ini menawarkan paket buffet all-you-can-eat dengan latar panorama pelabuhan dan kapal wisata Labuan Bajo. Menu yang disajikan menggunakan sistem rotasi harian meliputi:
- Takjil Tradisional dan Kolak
Kolak pisang, bubur ketan hitam, hingga kolak candil menjadi menu pembuka khas Ramadhan.
- Live Cooking dan Gorengan Hangat
Menampilkan tempe mendoan, tahu walik, bakwan, ayam rambutan, serta siomai goreng.
- Menu Utama Nusantara
Hidangan seperti ayam bumbu pesmol, ikan asam pedas, kare ayam, opor ayam hingga ikan goreng khas Labuan Bajo disiapkan sebagai menu utama.
- Jajanan Pasar dan Sweet Station
Beragam kudapan tradisional seperti pukis, kue lumpur bakar, dan martabak manis mini melengkapi pengalaman berbuka.
Program ini dirancang untuk menghadirkan sensasi wisata kuliner lintas daerah yang memperkuat kekayaan gastronomi Indonesia.
2. Takjil Eksklusif di Cafe et Lobby
Bagi tamu yang menginginkan suasana lebih santai, Cafe et Lobby menyediakan paket takjil terbatas dengan pilihan kolak pisang, kolak campur, kolak candil, serta bubur manis sehat dalam atmosfer elegan area lobi hotel.
Konsep ini menyasar wisatawan yang baru tiba di Labuan Bajo atau tamu hotel yang menginginkan pengalaman berbuka lebih privat.
3. Booth Takjil On-The-Go di Marina Labuan Bajo
Meruorah juga menghadirkan booth takjil di area komersial Marina Labuan Bajo. Lokasi strategis ini memudahkan wisatawan kapal maupun pengunjung marina memperoleh sajian berbuka yang cepat, higienis, dan terjangkau.
Booth tersebut menyajikan jajanan pasar, kolak segar, serta aneka gorengan hangat dengan standar kebersihan hotel berbintang.
Kehadiran program Ramadhan ini mempertegas posisi Meruorah Komodo sebagai pusat aktivitas wisata, kuliner, dan perhotelan di kawasan Labuan Bajo.
Lokasi hotel yang berada di pusat Marina Labuan Bajo memudahkan akses wisatawan menuju Taman Nasional Komodo serta berbagai destinasi wisata unggulan lainnya.
Selain menghadirkan pengalaman kuliner, Meruorah Komodo juga menyediakan 145 kamar dan suite modern dengan desain interior bernuansa budaya lokal.
Fasilitas hotel mencakup ruang konvensi, ruang pertemuan, hingga fasilitas bisnis dan sosial yang mendukung berbagai kegiatan korporasi maupun event masyarakat.
Dengan konsep integrasi wisata, kuliner, dan hospitality, Meruorah Komodo diproyeksikan menjadi salah satu pusat kegiatan Ramadhan sekaligus penggerak pertumbuhan pariwisata Labuan Bajo di masa mendatang.
Dorong Tren Wisata Ramadhan Berkualitas
Program “Nusantara Culinary Journey” tidak hanya menyasar wisatawan domestik dan mancanegara, tetapi juga memperkuat tren wisata Ramadhan berbasis pengalaman budaya dan kuliner.
Meruorah Komodo menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan selama periode Ramadhan sekaligus mendukung geliat ekonomi lokal melalui penguatan sektor hospitality, UMKM kuliner, serta destinasi wisata Labuan Bajo.**





Tinggalkan Balasan