“Awalnya saya mengikuti perlombaan Story Telling waktu duduk di kelas VIII SMP. Puji Tuhan, saya meraih juara 2. Dari situ saya mulai tertarik untuk terus belajar bahasa asing, khususnya bahasa Inggris,” kenang Bripda Ningsi dalam keterangannya, Jumat malam (13/3/2026).

Tanpa mengikuti kursus formal, ia memanfaatkan teknologi dan internet sebagai ruang belajar. Video pembelajaran dan film berbahasa asing menjadi sarana utama untuk melatih pemahaman serta pelafalan.

“Dari menonton, saya merasa cukup mudah memahami kata demi kata maupun pelafalan. Kunci keberhasilannya terletak pada konsistensi dan kebiasaan sehari-hari,” jelas lulusan Bintara Polwan Angkatan 51 tahun 2022 tersebut.

Menghadapi Wisatawan dari Berbagai Negara

Penempatan Ningsi di Labuan Bajo membuka ruang bagi kemampuannya untuk berkembang. Sebagai salah satu destinasi wisata internasional yang terus berkembang, kota ini setiap tahun menerima ribuan wisatawan dari berbagai negara.

Pengalaman bertugas di Satuan Pam Obvit membuatnya sering berhadapan langsung dengan wisatawan mancanegara yang membutuhkan bantuan polisi. Mulai dari kehilangan dokumen perjalanan hingga laporan tindak kriminal.