LABUANBAJOVOICE.COM — Di tengah geliat pariwisata super premium di Labuan Bajo, sosok Brigadir Polisi Dua (Bripda) Astri Daningsi Mau tampil sebagai wajah pelayanan kepolisian yang berbeda. Polisi wanita muda dari Kalabahi, Kabupaten Alor, ini mampu berkomunikasi dalam tiga bahasa asing—Inggris, Jerman, dan Rusia—yang ia pelajari secara otodidak.

Kemampuan tersebut membuat Bripda Ningsi, sapaan akrabnya, sering menjadi jembatan komunikasi antara aparat kepolisian dan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Labuan Bajo, salah satu gerbang menuju kawasan konservasi dunia Taman Nasional Komodo.

Di balik seragam cokelatnya sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bertugas di Polres Manggarai Barat, perempuan kelahiran 2002 itu menyimpan kemampuan komunikasi lintas bahasa yang jarang dimiliki personel kepolisian di daerah wisata.

Belajar Bahasa Asing Secara Otodidak

Minat Ningsi pada bahasa asing berawal dari pengalaman sederhana saat masih duduk di bangku SMP. Sebuah lomba story telling menjadi titik awal ketertarikannya mendalami bahasa Inggris.