“Saat klarifikasi tadi mereka menghadirkan semua saksi tapi kesaksian mereka hanya secara lisan. Kami tuntut bukti, mereka mengelak,” tegasnya lagi.
Ia menambahkan bahwa pihaknya meminta panitia membuka rekaman drone serta melampirkan seluruh kesaksian volunteer dengan bukti visual atau data pendukung.
“Tadi kami menuntut agar kamera dronnya diputar ulang dan semua volunteer kesaksian mereka harus lampirkan dengan bukti,” ujarnya.
Di sisi lain, Suratno tidak mempersoalkan soal jarak lomba. Ia membenarkan bahwa kategori yang diikuti adalah 5 Km, bukan 10 Km, sebagaimana sempat dipersoalkan.
Sebelumnya, panitia Komodo Run 2025 melalui Ketua Panitia Dobbie Jackson telah lebih dulu membantah seluruh klaim Muhamad Ali.
“Kami tidak pernah mengumumkan dia sebagai juara, hanya mengalungkan tanda ‘potensial winner’ yang bisa diartikan ‘kemungkinan menang’ jika sudah lengkap verifikasinya,” jelas Dobbie.
Menurutnya, sejak start, posisi Muhamad Ali tidak berada di barisan depan. Sementara sejumlah pelari utama yang start lebih depan tidak pernah melihat Ali melewati mereka.





Tinggalkan Balasan