Saat ini, KADIN NTT telah mulai menjajaki sejumlah peluang kerja sama konkret dengan KADIN Bali dan KADIN NTB.

Salah satunya adalah rencana suplai pohon sengon dari Pulau Sumba, Flores, dan Timor untuk mendukung kebutuhan industri tripleks di Lombok.

Selain sektor industri, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan pariwisata regional, khususnya sea tourism.

Penguatan konektivitas laut melalui pemanfaatan kapal pinisi dan kapal antarpulau yang menghubungkan Bali, Lombok, dan Labuan Bajo dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong arus wisatawan sekaligus perputaran ekonomi kawasan.

Kerja sama regional Bali–NTB–NTT sendiri difokuskan pada lima pilar utama, yakni konektivitas dan transportasi udara, laut, dan darat; pariwisata dan ekonomi kreatif; energi terbarukan; perdagangan dan ekspor; serta perencanaan pembangunan yang terintegrasi.

Dengan ditandatanganinya PKS regional tersebut, Bobby Lianto berharap sinergi antar tiga provinsi dapat menjadi alternatif pusat pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan ekonomi terhadap Pulau Jawa dan mendorong pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.