LABUANBAJOVOICE.COM — Pesawat yang mengangkut jamaah haji asal Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, pada Minggu malam, 6 Juli 2025, sekitar pukul 20.45 WITA.

Sebelumnya, pesawat mengalami gagal mendarat pada sore hari akibat kondisi cuaca buruk di wilayah udara Labuan Bajo.

Pesawat Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 726, yang berangkat dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, pukul 15.09 WIB, seharusnya tiba di Bandara Komodo pada pukul 16.40 WITA.

Namun, karena jarak pandang yang terbatas dan cuaca yang tidak memungkinkan, pesawat terpaksa dialihkan (divert) ke Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo Labuan Bajo, Ceppy Triono, membenarkan adanya pengalihan penerbangan tersebut.

“Pesawatnya divert ke Bandara Lombok karena cuaca buruk di Labuan Bajo tadi. Dan pesawatnya sudah mendarat di Lombok sekarang,” jelas Ceppy saat dikonfirmasi wartawan di Labuan Bajo, Minggu petang.

Setelah menunggu beberapa jam di Lombok, pesawat akhirnya kembali diterbangkan menuju Labuan Bajo saat kondisi cuaca membaik, dan mendarat dengan aman pada malam harinya.

Terkait jumlah pasti jamaah haji asal Manggarai Barat yang berada dalam penerbangan tersebut, Ceppy mengatakan pihaknya belum memiliki data rinci.

Hal ini dikarenakan pesawat yang digunakan bukan penerbangan sewa khusus (charter), melainkan penerbangan reguler yang juga membawa penumpang umum lainnya.

“Campur, karena bukan pesawat charter. Terkait jumlah jamaah sebaiknya ditanyakan ke panitia haji yang nantinya akan menyambut,” jelas Ceppy.

78 Jamaah Haji Asal Manggarai Barat Diberangkatkan Tahun Ini

Sementara itu, berdasarkan data resmi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat, jumlah jamaah haji asal daerah tersebut tahun 2025 tercatat sebanyak 78 orang.

“Jumlah jamaah haji asal Manggarai Barat tahun ini mencapai 78 orang,” ungkap Suhardi, Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Manggarai Barat, dalam keterangan sebelumnya pada Rabu, 23 April 2025.