“Hari ini mulai pukul 06.30 Wita, Tim SAR Gabungan telah berangkat kembali ke lokasi pencarian sesuai rencana operasi hari ini yakni berfokus di sekitar lokasi penemuan bangkai KM Putri Sakinah,” lanjut Fathur.
Sebanyak 168 personel SAR Gabungan terlibat aktif, berasal dari Basarnas, TNI–Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat, komunitas penyelam (dive) Labuan Bajo, serta unsur gabungan lainnya.
Tak hanya itu, operasi juga diperkuat dengan 18 Alat Utama (Alut) laut dan bawah air untuk menyisir pulau-pulau dan perairan strategis di kawasan Labuan Bajo.
Upaya pencarian turut memanfaatkan teknologi kelautan berpresisi tinggi untuk mendeteksi keberadaan korban di dasar laut.
“Tim SAR Gabungan dari Ditpolair Polda NTT juga menurunkan ROV dan Sonar, pengerahan Multi Beam Sonar dari ITB Bandung dan Multi Beam Sonar dari Distrik Navigasi Kupang untuk mendeteksi keberadaan korban di perairan dekat Pulau Padar dan hasil operasi SAR masih nihil,” tandas Fathur.






Tinggalkan Balasan