Temuan tersebut menjadi satu-satunya petunjuk signifikan yang berhasil didapatkan tim di hari ketiga, meski belum mengarah langsung pada keberadaan korban.

Lebih lanjut, Fathur menjelaskan bahwa Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran intensif di perairan Pulau Padar bagian utara hingga diperluas ke arah selatan, dengan cakupan area mencapai 5,25 Nautical Mile dari titik kejadian.

Selain penyisiran permukaan laut, upaya pencarian juga dilakukan melalui snorkeling oleh Tim Rescuer Pos SAR Manggarai Barat bersama P3KOM (Perkumpulan Penyelam Profesional Komodo).

Kemudian, penyelaman (diving) oleh Tim Dive Master P3KOM yang dibagi dalam dua sesi, yakni pukul 11.30 WITA dan pukul 14.30 WITA. Namun, seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Tim SAR Gabungan yang melaksanakan penyelaman menyampaikan bahwa arus pada saat penyelaman cukup kuat sehingga dapat membahayakan tim penyelam,” kata Fathur.

Kondisi alam menjadi tantangan besar dalam operasi SAR kali ini. Selain arus laut yang kuat, wilayah perairan Pulau Padar juga sempat diguyur hujan deras, yang berdampak langsung pada penurunan jarak pandang di bawah laut.