Program ini memberikan kepastian pasar bagi petani dan peternak lokal, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah dinamika pasar.

Selain itu, Pemkab Manggarai Barat juga membangun rumah potong unggas berlabel halal guna menjamin kualitas dan keamanan protein hewani dalam program.

Pelaksanaan MBG di Manggarai Barat bertumpu pada tiga aspek utama yaitu anti-inflasi melalui pengawasan harga berbasis aplikasi, penguatan ekonomi lokal dengan kepastian pasar, dan kepastian halal melalui infrastruktur pangan berkualitas.

Secara jangka panjang, program ini diarahkan untuk mengurangi kesenjangan desa-kota dan antarwilayah, sekaligus mendorong pembangunan yang merata dan berkeadilan sosial.

Pada kesempatan itu, Brigjen TNI Rudi Setiawan menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel.

“Transparansi dan kepatuhan standar harus menjadi prinsip utama agar program MBG tepat sasaran melalui proses validasi data penerima manfaat yang komprehensif, termasuk peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” tegasnya.