Dalam audiensi tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, antara lain peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM pariwisata—terutama tenaga kerja pada aktivitas wisata bahari—penataan regulasi dan perizinan, dukungan program desa wisata, serta aspek keselamatan dan keamanan wisatawan.
Kementerian Pariwisata menyatakan bahwa poin-poin tersebut akan diteruskan secara formal kepada kementerian dan lembaga terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
Audiensi turut dihadiri Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis Fadjar Hutomo dan Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF Andhy Marpaung.
Hadir pula sejumlah pimpinan perangkat daerah, termasuk Kepala Dinas Perhubungan Adrianus Gunawan, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Stefanus Jemsifori, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM Theresia P. Asmon.
Lanjut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Eltris Babur, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah Maria Yuliana Rotok.





Tinggalkan Balasan