Ia menyebutkan bahwa perayaan Paskah tersebar di sejumlah desa, di antaranya Desa Golo Leleng, Desa Nampar Macing, Desa Wae Sano, Desa Golo Mbu, Desa Golo Ndaring, Desa Golo Manting, dan Desa Golo Kempo, termasuk di Kapela Bokak Rangga di Desa Sano Nggoang.
Sementara itu, perayaan Idul Fitri dilaksanakan di seluruh desa dalam wilayah kecamatan tersebut.
“Karena itu kami mendorong peran aktif Pemerintah Desa, Ormas Kepemudaan dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga kenyamanan selama dua hari raya ini berlangsung,” ujar Alfons.
“Prinsipnya Pemerintah hadir memberi jaminan kenyamanan bagi seluruh umat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendirian, perlu jalan bersama masyarakat,” ujarnya.
Apel kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat semangat toleransi antarumat beragama menjelang dua momentum besar keagamaan.
Dengan koordinasi lintas sektor yang melibatkan aparat keamanan, pemerintah, serta masyarakat, pemerintah daerah berharap perayaan Idul Fitri dan Paskah di wilayah Sano Nggoang dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita.**





Tinggalkan Balasan