“Kalau kita sudah menyiapkan data yang satu dan sama, lalu kita kerja kolaborasi, meninggalkan keegoan, saya yakin seyakin-yakinnya, 3 tahun ke depan kita mendeklarasikan bahwa kita kabupaten pertama yang keluar dari kategori miskin yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.
Peluncuran aplikasi ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Manggarai Barat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kepala Bappeda dan Kepala BPS Manggarai Barat terkait perencanaan pembangunan berbasis data.**
Halaman





Tinggalkan Balasan