Sepanjang perjalanan, warga tampak antusias menyambut rombongan pawai dengan suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan.
Salah seorang warga muslim setempat, Rahmat, mengatakan pawai takbiran menggunakan kendaraan sudah menjadi tradisi tahunan yang selalu dinanti masyarakat Golo Mori.
“Pawai takbiran ini bukan sekadar perayaan, tapi juga wujud rasa syukur kami setelah sebulan penuh berpuasa. Kondisi jalan di wilayah kami memang menantang, sehingga penggunaan kendaraan menjadi pilihan yang tepat agar semua warga bisa ikut berpartisipasi,” ujar Rahmat kepada media, Jumat malam (20/2/3/2026).
Rahmat menambahkan, suasana takbiran tahun ini terasa lebih hidup karena partisipasi masyarakat yang semakin meningkat. Ia berharap tradisi ini dapat terus dipertahankan dan bahkan lebih ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.
“Ini kegiatan yang sangat meriah dan penuh makna. Kami berharap ke depan semakin banyak warga yang terlibat, sehingga semangat kebersamaan dan persaudaraan umat Islam di Golo Mori semakin kuat,” tambahnya dengan penuh harap.






Tinggalkan Balasan