Walaupun sama-sama bersandar pada perhitungan astronomi, kerangka fikih dan sistem penetapannya berbeda.
Di Palis, perbedaan penetapan awal Ramadan tidak mengurangi semangat kebersamaan warga. Pawai obor menjadi simbol bahwa substansi Ramadan terletak pada kesiapan spiritual dan persatuan umat.
Ke depan, masyarakat berharap tradisi religius seperti ini terus dilestarikan sebagai penguat nilai-nilai toleransi, moderasi beragama, serta harmoni sosial di Manggarai Barat.**
Halaman





Tinggalkan Balasan