Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menegaskan bahwa Parapuar bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang hidup bagi masyarakat dan budaya lokal.
“Kami ingin menjadikan Parapuar sebagai ruang hidup yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menjadi panggung ekspresi budaya lokal,” kata Andy.
“Weekend at Parapuar diharapkan dapat menjadi wadah interaksi antara wisatawan dan masyarakat, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal sebagai daya tarik utama Labuan Bajo,” tambahnya.
Pernyataan ini menegaskan arah pengembangan pariwisata Labuan Bajo yang tidak hanya berorientasi pada kunjungan, tetapi juga pelestarian budaya.
Antusiasme pengunjung terlihat jelas sepanjang acara. Ricky Sugiarto, yang kini bekerja di industri perhotelan Labuan Bajo, menilai kegiatan ini memiliki nilai jual tinggi bagi sektor hospitality.
“Pemandangannya luar biasa, bagus sekali. Harapan ke depannya, Weekend at Parapuar ini bisa dibuat reguler dan lebih sering lagi, karena ini penting sekali agar orang tahu kebudayaan Manggarai lebih jauh lagi,” ungkap Ricky.






Tinggalkan Balasan