“Saat ini, NTT Mart Manggarai Barat menampilkan 323 produk dari 32 pengusaha IKM lokal. Tahun depan telah disiapkan komitmen anggaran lebih dari Rp200 juta untuk penambahan dan pembelian produk lokal yang akan dipasarkan.” ujar Sony.

“Manggarai Barat diposisikan sebagai etalase seluruh produk NTT, seiring perannya sebagai pintu masuk utama pariwisata NTT,” tambahnya.

Pada kesempatan sama, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menyampaikan apresiasi atas program strategis Pemerintah Provinsi NTT yang dinilainya sebagai wujud nyata gerakan ekonomi rakyat dengan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan.

“NTT Mart adalah awal kebangkitan ekonomi rakyat NTT dan Manggarai Barat. Ini adalah kerja kolaborasi yang konkret antara provinsi dan kabupaten,” ujar Bupati.

Ia menekankan pentingnya kecukupan modal, pemanfaatan teknologi, ketersediaan stok produk dari kampung-kampung, serta penataan NTT Mart agar memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan.

Sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah, Gubernur Melki juga mendorong keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memprioritaskan penggunaan dan pembelian produk lokal melalui NTT Mart.