“Dengan demikian, rantai produksi hingga pemasaran dapat terhubung secara utuh dan berkelanjutan,” ungkap Gubernur NTT.
Melalui pemenuhan empat prasyarat tersebut, Pemerintah Provinsi NTT menegaskan bahwa pengembangan UMKM dan IKM bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata membangun ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, mandiri, dan berdaya saing.
Pemerintah Provinsi NTT menargetkan pembangunan NTT Mart di seluruh kabupaten/kota se-NTT. Tahun 2025 ditetapkan sebagai momentum percepatan realisasi program ini.
Gubernur Melki menegaskan komitmen untuk menuntaskan peluncuran NTT Mart di seluruh wilayah NTT.
“Ini adalah peluncuran NTT Mart yang ke-10. Setelah Natal kita luncurkan lagi di kabupaten-kabupaten yang belum. Tahun ini harus kita tuntaskan peluncuran NTT Mart di seluruh NTT,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zet Sony Libing, dalam laporannya menyampaikan bahwa NTT Mart Manggarai Barat merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi NTT dan Dekranasda Kabupaten Manggarai Barat.






Tinggalkan Balasan