Kedua, pendampingan teknis.
Selain permodalan, pemerintah memastikan adanya pendampingan teknis terintegrasi bagi pengusaha UMKM dan IKM.
“Pendampingan ini dilakukan oleh pemerintah daerah bersama perbankan, mencakup peningkatan kualitas produksi, pengolahan bahan baku, pengemasan produk, hingga kesiapan pemasaran. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, pengusaha UMKM dan IKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal,” terang Gubernur.
Ketiga, literasi dan manajemen keuangan
Gubernur Melki menekankan pentingnya literasi keuangan agar pelaku UMKM dan IKM mampu mengelola usaha secara sehat dan berkelanjutan.
“Program ini akan didukung oleh perbankan dan pemerintah, sehingga pengusaha UMKM dan IKM tidak hanya mampu berproduksi, tetapi juga berpikir dan bertindak sebagai pengusaha profesional,” jelasnya.
Keempat, pasar
Sebagai prasyarat terakhir, NTT Mart dihadirkan sebagai solusi konkret penyediaan pasar bagi produk lokal.
Produk UMKM dan IKM yang memenuhi standar kualitas akan diserap dan dipasarkan secara luas, baik kepada masyarakat lokal maupun wisatawan nasional dan internasional.






Tinggalkan Balasan