Menurut Fathur, setelah mendapatkan laporan tersebut dia langsung kerahkan Tim SAR Gabungan menuju lokasi kejadian yang diperkirakan masih berada di Perairan Pulau Sukun dan Pulau Pemana Sikka menggunakan Kapal RIB Kantor SAR Maumere.

Informasi darurat dari korban menjadi titik awal penyisiran intensif di area pencarian yang memiliki arus kuat dan kondisi gelombang yang dinamis.

Setibanya di titik duga pada pukul 08.00 Wita, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Kondisi tersebut membuat tim segera memperluas area pencarian.

“Setelah tim berada di titik duga korban pada pukul 08.00 Wita dan melakukan penyisiran, belum ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban sehingga Tim SAR Gabungan memperluas pencarian hingga ke arah Tanjung Bunga Kabupaten Flores Timur,” lanjutnya.

Langkah ini terbukti penting mengingat korban diperkirakan telah terseret arus cukup jauh dari titik awal.

Pada sekitar pukul 12.30 Wita, upaya pencarian berbuah hasil. Tim menemukan korban di sekitar perairan Tanjung Bunga dalam keadaan selamat, meski sudah sangat kelelahan setelah berjam-jam melawan gelombang tanpa penggerak kapal.