“Kami harapkan kolaborasi ini tidak hanya dengan ngomong, diskusi saja mesti ada di tataran implementasi dan harapannya semangat yang ada hari ini tidak pernah berhenti, tidak pernah lekang oleh waktu, tetap tumbuh dan berkembang demi pariwisata Manggarai Barat,” ujarnya.
Pemkab Manggarai Barat juga mendukung penuh upaya PGWI DPW Labuan Bajo dalam mengembangkan geowisata, sehingga arus kunjungan wisatawan tidak hanya terpusat di Taman Nasional Komodo, tetapi dapat menyebar ke berbagai DTW lain di Manggarai Barat, Pulau Flores.
Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pemandu geowisata menjadi perhatian utama melalui pendidikan, pelatihan, seminar, hingga sertifikasi resmi.
“Karena pariwisata Manggarai Barat sekarang bukan pariwisata biasa-biasa saja, kelasnya super prioritas, tentu berbagai pelayanan di setiap elemen juga perlu profesional, oleh karena itu meningkatkan kualitas SDM itu sangat perlu terutama pemandu wisata sehingga dengan terobosan narasi destinasi yang digagas oleh teman-teman PGWI bisa menjadikan ini sebagai referensi bagi pemandu untuk bercerita kepada wisatawan tentang sebuah DTW yang dikunjungi,” kata Stefan.





Tinggalkan Balasan