Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh petugas Damkar profesional. Peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai teori dasar api (segitiga api), pengenalan jenis-jenis kebakaran, hingga prosedur penanganan dan pendampingan yang benar.
Sesi teori kemudian dilanjutkan dengan praktik lapangan yang meliputi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep) menggunakan media powder dan CO₂.
Kemudian, pemadaman tradisional memakai karung goni basah untuk kebakaran skala kecil seperti kebocoran gas dapur, simulasi evakuasi tamu menuju titik kumpul (assembly point), serta demonstrasi operasional peralatan Damkar, termasuk koordinasi selang dan waktu tanggap armada.
Rudy menambahkan, fire drill merupakan agenda rutin yang menjadi bagian integral dari sistem manajemen keselamatan Meruorah dan Plaza Marina.
Menurutnya, kolaborasi aktif dengan instansi terkait memastikan kesiapsiagaan darurat tidak berhenti pada prosedur administratif, melainkan menjadi budaya kerja yang tertanam pada setiap staf.





Tinggalkan Balasan