LABUANBAJOVOICE.COM – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bersama unsur TNI/Polri dan sejumlah instansi vertikal menggelar Aksi Bersih Bersama di sejumlah kawasan pantai dalam Kota Labuan Bajo, Jumat (06/02/2026) pagi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Manggarai Barat yang akan diperingati pada 25 Februari 2026 mendatang.
Aksi kolaboratif lintas sektor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, dan dihadiri Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat beserta jajaran, Danpos AU, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara lingkup Pemkab Manggarai Barat, serta pegawai instansi vertikal lainnya.
Aksi bersih dilaksanakan serentak di sejumlah titik strategis, terutama kawasan pesisir yang menjadi wajah pariwisata Labuan Bajo.
Lokasi yang menjadi sasaran kegiatan meliputi Pantai Binongko, kawasan Pantai Belakang Hotel Jayakarta hingga Puri Sari, jalur Puri Sari menuju Hotel Bintang Flores, serta kawasan Pantai Bintang Flores hingga La Prima dan Pantai Pede.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap program nasional dalam menciptakan lingkungan ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam arahannya saat apel Aksi Bersih Bersama di Pantai Belakang Hotel Jayakarta – Puri Sari, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menegaskan bahwa kebersihan kota merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Dan hari ini kita sudah memulai untuk menunjukkan bagaimana Labuan Bajo menjadi wilayah yang bersih dan membutuhkan keterlibatan semua pihak, sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden di berbagai kesempatan, termasuk yang terbaru dalam Rakornas, mengenai bagaimana membangun sinergi pemerintah pusat dan daerah agar apa yang diinginkan dapat terlaksana,” kata Bupati Endi.
Ia menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, persoalan sampah berpotensi menimbulkan dampak serius jika tidak ditangani secara kolektif.
“Oleh karena itu, tanggung jawab ini bukan hanya pemerintah, tetapi menjadi kewajiban kita semua, termasuk perkantoran, hotel, restoran, dan masyarakat umum,” ujarnya.
Sebagai langkah lanjutan, pemerintah daerah berencana mengeluarkan surat instruksi terkait pengelolaan lingkungan guna memastikan standar kebersihan diterapkan secara menyeluruh di berbagai sektor.
Kebijakan tersebut diproyeksikan menjadi fondasi penguatan tata kelola lingkungan, khususnya dalam mendukung posisi Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas nasional.
Aksi Bersih Bersama tidak hanya menjadi simbol peringatan hari jadi daerah, tetapi juga mencerminkan upaya membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya kelestarian lingkungan, terutama di wilayah yang bergantung pada sektor pariwisata.
Partisipasi lintas lembaga menunjukkan penguatan sinergi antarinstansi sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas destinasi wisata unggulan Indonesia bagian timur.
Menutup arahannya, Bupati Endi menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih atas kebersamaan semua pihak dalam kegiatan ini. Semoga Labuan Bajo semakin bersih, nyaman, dan menjadi kota yang layak bagi warga dan wisatawan,” tutupnya.**





Tinggalkan Balasan