LABUANBAJOVOICE.COM – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Manggarai menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Terpadu (LDKT) bagi pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) pada Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan kepemimpinan siswa guna menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika sosial.
LDKT mengusung tema “Membentuk Pemimpin yang Berkarakter, Inovatif dan Berintegritas di Era Digital”.
Program ini diikuti seluruh pengurus OSIM MAN 2 Manggarai periode 2025–2026 bersama perwakilan kelas.
Kegiatan berlangsung selama satu hari dengan fokus pada penguatan kapasitas kepemimpinan, manajemen organisasi, serta pembentukan karakter siswa di lingkungan madrasah.
Kepala MAN 2 Manggarai, Masrum Bata, dalam sambutan pembukaan sekaligus pemateri awal menegaskan bahwa kegiatan LDKT dirancang untuk membentuk kader pemimpin muda yang memiliki arah kepemimpinan yang jelas dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Dalam materi Manajemen Organisasi dan Visi Kepemimpinan, ia menekankan pentingnya menanamkan kepemimpinan visioner sejak dini, terutama di tengah perkembangan era digital yang menuntut kreativitas dan kemampuan menyelesaikan persoalan secara efektif.
“Pemimpin masa kini harus mampu membaca tantangan zaman, memanfaatkan teknologi secara positif, serta memiliki arah yang jelas dalam membawa organisasi menuju kemajuan,” tegasnya.
Masrum Bata juga menegaskan komitmen madrasah untuk terus mendukung program pembinaan karakter siswa.
Ia menyampaikan bahwa ke depan, pihak madrasah bersama tim keuangan akan memberikan perhatian khusus terhadap kegiatan pembentukan karakter dan pembiasaan positif, termasuk LDKT sebagai bagian dari investasi pengembangan generasi unggul madrasah.
Sementara itu, Pembina OSIM MAN 2 Manggarai, Rafik Asril, menilai LDKT menjadi ruang pembelajaran strategis dalam membangun profesionalitas organisasi siswa.
Ia menekankan pentingnya evaluasi dan refleksi berkelanjutan agar nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata.
“Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh dalam LDKT tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi diimplementasikan dalam program kerja dan perilaku sehari-hari pengurus OSIM,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, OSIM MAN 2 Manggarai diharapkan semakin solid dan profesional dalam menjalankan fungsi organisasi.
Selain itu, OSIM juga diproyeksikan menjadi motor penggerak berbagai kegiatan kesiswaan yang inovatif dan berdampak positif bagi lingkungan madrasah.
Pelaksanaan LDKT sekaligus mempertegas komitmen MAN 2 Manggarai dalam mencetak generasi siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas tinggi, serta kemampuan kepemimpinan visioner yang relevan dengan tantangan era digital.
Ke depan, program pembinaan kepemimpinan siswa diproyeksikan terus dikembangkan melalui kegiatan pelatihan berkelanjutan guna membangun budaya organisasi yang adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada pengembangan potensi generasi muda madrasah.**





Tinggalkan Balasan