“Percayakan proses hukum yang sedang berjalan. Jangan ambil tindakan inkonstitusional. Kami pastikan, terduga pelaku akan mendapatkan hukuman yang setimpal,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan selama proses hukum berlangsung.

“Kami meminta agar keluarga korban tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban di kampung selama proses hukum berjalan. Jangan ada tindakan main hakim sendiri,” tutupnya.

Hingga kini, kedua korban masih menjalani pemeriksaan medis lanjutan serta mendapatkan pendampingan psikologis yang difasilitasi pemerintah daerah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pemulihan fisik dan mental anak-anak yang terdampak.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak serta penguatan edukasi perlindungan anak di tingkat keluarga dan komunitas.

Aparat memastikan proses penyidikan terus berjalan, termasuk pengumpulan alat bukti dan pemeriksaan saksi-saksi.

Perkembangan perkara ini akan menjadi perhatian publik di Manggarai Barat, sekaligus ujian bagi komitmen penegakan hukum terhadap kejahatan yang menyasar anak di bawah umur.**