LABUANBAJOVOICE.COM – Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan (Parekrafbud) Kabupaten Manggarai Barat, Stefanus Jemsifori, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kunjungan Gubernur Bali dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Spot Wisata Gua Batu Cermin, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (29/1/2026).
Menurut Stefanus, kehadiran mitra strategis dari Bali dan NTB untuk melihat langsung destinasi wisata dalam kota seperti Gua Batu Cermin merupakan bentuk dukungan nyata bagi pengembangan pariwisata daerah, khususnya di tengah upaya memperkuat kolaborasi regional Bali–Nusra.
Ia menegaskan bahwa kerja sama lintas provinsi tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
“Harapan dari kerja sama tiga provinsi (NTT, NTB, dan Bali) ini, yang pertama tentu peningkatan kunjungan wisatawan. Peningkatan ini akan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Stefanus.
Ia juga menilai kolaborasi antarprovinsi ini menjadi motivasi kuat bagi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk terus melakukan penataan destinasi serta meningkatkan kualitas layanan pariwisata secara berkelanjutan dan berdaya saing.
Pemilihan Gua Batu Cermin sebagai lokasi kunjungan dinilai tepat karena berada di pusat Kota Labuan Bajo dan relatif aman untuk dikunjungi di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan serta sejumlah destinasi alam terbuka lainnya.
Demi menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan, beberapa spot wisata bahari dan destinasi alam terbuka untuk sementara waktu belum dapat diakses.
Setibanya di kawasan Gua Batu Cermin, rombongan gubernur disambut secara langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, bersama Wakil Bupati Yulianus Weng.
Sambutan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun hubungan baik dengan mitra strategis pariwisata regional.
Rombongan juga disuguhi pertunjukan budaya khas Manggarai berupa Tarian Caci dan Tarian Tiba Meka yang dipersembahkan oleh Sanggar Nusa Lale SMKN 1 Komodo.
Penampilan ini berhasil menciptakan suasana hangat, akrab, serta memperkuat nuansa kearifan lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Edistasius Endi menjelaskan secara langsung kepada para tamu berbagai keunikan, keindahan, serta nilai historis dan geologis yang dimiliki Gua Batu Cermin sebagai salah satu ikon wisata unggulan dalam kota Labuan Bajo.
Kunjungan ke Gua Batu Cermin merupakan bagian dari agenda lapangan Perjanjian Kerja Sama Regional Bali–Nusra (NTT, NTB, dan Bali) yang difasilitasi oleh PR-BNN.
Agenda ini bertujuan memperkuat sinergi antarprovinsi dalam pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, serta konektivitas destinasi unggulan di kawasan timur Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Pemda Manggarai Barat melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM turut melibatkan sembilan UMKM lokal Labuan Bajo dari sektor kuliner dan fashion.
Keterlibatan UMKM ini menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada destinasi, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat lokal.
Melalui kunjungan ini, Pemda Manggarai Barat berharap dapat semakin mempererat kolaborasi antarprovinsi dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, sekaligus mempromosikan destinasi unggulan daerah seperti Gua Batu Cermin kepada mitra strategis dari Bali dan NTB.
Langkah tersebut sejalan dengan visi menjadikan Labuan Bajo tidak hanya sebagai destinasi super prioritas nasional, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis budaya, pariwisata, dan UMKM lokal.**

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan