“DPRD memandang kerjasama ini sebagai peluang besar untuk memperkuat rantai pasok antarwilayah, meningkatkan daya saing UMKM dan produk lokal, membuka lapangan kerja, serta mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Benediktus menyebut Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas nasional siap berkolaborasi dan belajar dari Provinsi Bali dan NTB yang telah lebih maju dalam pengelolaan pariwisata dan ekonomi kreatif, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Manggarai Barat.
Penandatanganan Kerja Sama Regional Bali–NTB–NTT dilakukan langsung oleh tiga gubernur, yakni Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, yang berlangsung di Kawasan MICE ITDC Golo Mori.
Pemerintah Provinsi NTT, NTB, dan Bali secara resmi membentuk KR-BNN sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas wilayah kepulauan, sekaligus menjadi tonggak baru integrasi ekonomi kawasan Bali–Nusra.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) tiga provinsi yang sebelumnya ditandatangani di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada Selasa (25/11/2025).





Tinggalkan Balasan