Oleh karena itu, tambah dia, penelitian mengenai kebiasaan berburu serta pengembangan alternatif ekonomi bagi masyarakat sekitar menjadi bagian dari upaya kami untuk menciptakan keseimbangan antara perlindungan satwa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pendekatan berbasis antropologi budaya, pemberdayaan ekonomi, serta pengembangan mata pencaharian ramah lingkungan dipandang sebagai solusi jangka panjang yang berkelanjutan.

Rusa Timor (Cervus timorensis) yang menjadi target perburuan merupakan spesies kunci di TN Komodo.

Satwa ini berperan penting sebagai sumber pakan utama komodo serta penopang keseimbangan ekosistem savana.

Perburuan yang tidak terkendali berpotensi mengganggu rantai makanan, merusak ekosistem, dan mengancam keberlangsungan habitat satwa liar lainnya.

Penindakan tegas yang diiringi pemberdayaan masyarakat dinilai sebagai kunci utama dalam memastikan kelestarian TN Komodo sebagai warisan alam dunia yang tak tergantikan.**