“Saya terima kasih sekali atas sambutan ini. Salah satu hal yang tidak bisa kami hilangkan adalah rasa persaudaraan dan juga keramahan masyarakat di sini,” kata Imam Widodo.

“Saya masih ingat ketika pertama kali datang ke Bajawa sampai Manggarai, kehangatan itu sangat terasa. Karena itu saya bersyukur bisa kembali lagi ke sini dan diterima sebagai saudara,” tambahnya.

Ia juga berharap hubungan persaudaraan antara pramuwisata di daerah dan pengurus pusat HPI dapat terus terjalin kuat di masa mendatang.

“Semoga Tuhan mengabulkan semua yang kita harapkan dan persaudaraan ini bisa berlangsung selamanya. Saya juga berharap dapat menjalankan amanah organisasi HPI seperti yang diharapkan teman-teman semua,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC HPI Manggarai Barat, Aloysius Suhartim Karya, mengatakan penyambutan adat yang dilakukan merupakan bagian dari tradisi masyarakat Manggarai dalam menghormati tamu.

“Penyambutan adat ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud penghormatan masyarakat Manggarai kepada tamu yang datang. Dalam pariwisata, nilai-nilai budaya seperti ini justru menjadi kekuatan utama yang membuat pengalaman wisata di Labuan Bajo semakin autentik,” ujar Aloysius.