“Saya mengajak para orang tua untuk membangun keluarga yang kuat dalam iman dan kasih. Jangan biarkan anak-anak terjerumus pada hal negatif,” katanya.
Politisi muda itu menegaskan bahwa makna Paskah harus melampaui simbol-simbol seremonial dan menjadi gerakan perubahan nyata.
“Paskah bukan hanya tentang telur dan lilin, tetapi tentang hati yang baru. Jika kita bangkit dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, saya yakin Manggarai Barat akan menjadi tempat yang penuh berkat,” tutupnya.
Pesan tersebut dinilai relevan dengan tantangan pembangunan daerah ke depan, terutama dalam menjaga harmoni sosial, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat sektor pariwisata berkelanjutan.**
Halaman






Tinggalkan Balasan