“Kita sepakat bahwa kita sangat membutuhkan kehadiran investor untuk menggerakkan roda perekonomian daerah, namun kita menolak investor yang mengejar laba mengabaikan nyawa,” tegasnya.

Melalui momentum tragedi ini, Beni Nurdin kembali menegaskan pentingnya pembenahan menyeluruh terhadap sistem kepariwisataan di Manggarai Barat, khususnya menyangkut standar keselamatan pelayaran wisata.

“Melalui momen ini saya menegaskan untuk melakukan pembenahan sistem kepariwisataan kita,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang terus bekerja tanpa henti dalam upaya pencarian para korban WNA Spanyol sejak hari pertama insiden terjadi.

Sementara itu, Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban yang diduga merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol dari tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah.

Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, kepada media, Selasa (6/1/) menjelaskan bahwa informasi penemuan korban diterima dari nelayan setempat sekitar pukul 14.30 Wita.