Ia menegaskan bahwa masyarakat Komodo bersama pemerintah desa dan kementerian terkait akan terus berkolaborasi dalam pengelolaan sumber daya perikanan, termasuk menjaga kebersihan desa wisata yang kini semakin disorot dunia.

“Kami juga akan berusaha masyarakat Komodo beserta Kementerian akan bekerja sama dalam peretribusian terus terkait ini juga, kami akan selalu mendukung terhadap kinerja pemerintah Manggarai Barat. kami akan menjaga desa pariwisata itu dari sampah-sampah,” tegasnya.

Lebih jauh, ia berharap dukungan pemerintah tidak berhenti hanya pada satu atau dua kelompok, melainkan diperluas ke kelompok-kelompok lain.

Ismail juga mengungkapkan rencana kerja sama dengan dapur-dapur MBG untuk menghubungkan hasil tangkapan nelayan dengan kebutuhan pangan institusi pendidikan dan layanan pangan di Labuan Bajo.

“Nanti mungkin dari hasil penangkapan nelayan nanti kami akan mencoba bekerja sama komunikasi dengan dapur-dapur MBG, agar hasil tangkapan mereka itu bisa kita salurkan kesana. Dan ini akan membangun juga perekonomian masyarakat,” jelasnya.