Selanjutnya,bidang strategis lainnya yang mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan.

Melalui KR-BNN, pemerintah daerah menargetkan peningkatan serapan komoditas lokal, penguatan rantai pasok antarprovinsi, peningkatan daya saing UMKM, pembukaan lapangan kerja baru, serta peningkatan kualitas dan nilai tambah produk pertanian, peternakan, dan perikanan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah bupati dan wali kota, pimpinan DPRD, sekretaris daerah, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dari tiga provinsi.

Kehadiran para kepala daerah tersebut mencerminkan kuatnya komitmen sinergi pembangunan kawasan Sunda Kecil.

Momentum pembentukan KR-BNN juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU Penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 serta Penandatanganan Komitmen Harmoni Kehidupan Bersama Bali–NTT, sebagai simbol penguatan persatuan, toleransi, dan kolaborasi lintas wilayah.**