Ia menambahkan, pembangunan tempat ibadah memiliki nilai strategis dalam memperkuat moral dan spiritual masyarakat, yang pada akhirnya berdampak pada terciptanya situasi keamanan yang kondusif.

“Kami percaya, ketika nilai-nilai keagamaan tumbuh kuat, maka stabilitas sosial juga akan semakin terjaga. Ini bagian dari upaya preventif kami dalam menjaga ketertiban,” tambahnya.

Sementara itu, Pembina pembangunan mushola, Muhamad Hamu, yang juga merupakan pemilik tanah wakaf untuk pembangunan Mushola Sabilul Huda, menyampaikan apresiasi atas kepedulian aparat kepolisian.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari Tim Raimas Komodo. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melanjutkan pembangunan mushola ini,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan mushola ini dilandasi semangat gotong royong dan keikhlasan masyarakat.

Bahkan, tambah Hamu, dirinya secara pribadi telah mewakafkan tanah untuk pembangunan tersebut sebagai bentuk kontribusi bagi kepentingan umat.

“Kami meyakini sabda Rasulullah SAW, ‘Barang siapa membangun masjid (mushola) karena Allah Ta’ala, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga’ (HR. Bukhari dan Muslim). Ini yang menjadi motivasi utama kami,” ujarnya.