Direktur Komersial dan Marketing ITDC, Febrina Mediana, menegaskan bahwa KEK Mandalika bukan sekadar menawarkan insentif, melainkan menghadirkan ekosistem investasi yang siap dijalankan.

“Kami membangun KEK Mandalika sebagai investment-ready ecosystem, di mana insentif fiskal yang kompetitif berpadu dengan kesiapan infrastruktur, kepastian regulasi, serta demand yang terus bertumbuh,” kata Febrina kepada media di Labuan Bajo, Minggu (29/3/2026).

“Hal ini memberikan confidence bagi investor untuk masuk lebih cepat, lebih efisien, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan di kawasan.” tambahnya.

Selain kemudahan fiskal, KEK Mandalika juga menawarkan berbagai fasilitas non-fiskal yang mempercepat realisasi investasi. Di antaranya pelayanan perizinan terpadu satu pintu, kemudahan perizinan tenaga kerja asing, serta kepastian hukum melalui hak atas tanah yang bankable hingga jangka waktu 80 tahun.

Pengembangan kawasan dilakukan melalui masterplan terintegrasi dengan sejumlah zona strategis seperti Circuit District, Kuta District, serta area berbasis lifestyle dan leisure.