“Kopling truk tiba-tiba blong dan persneling serta rem tidak bisa difungsikan sama sekali. Mobil langsung hilang kendali dan meluncur keluar jalur,” jelas IPDA Bayu.
Dalam kondisi darurat, pengemudi sempat memperingatkan penumpang agar tetap berada di dalam kabin demi keselamatan.
“Tetap di dalam! Jangan keluar!” teriak sang pengemudi untuk menenangkan penumpang saat truk mulai tergelincir ke arah kiri jalan,” ujar IPDA Bayu saat menceritakan kembali kesaksian sopir tersebut.
Namun kepanikan diduga melanda Yoseph Rojerius Noa. Saat kendaraan miring dan hendak masuk ke parit, korban mencoba menyelamatkan diri dengan melompat keluar melalui pintu kiri.
Keputusan itu berujung fatal. Tubuhnya terjepit di antara pintu truk dan gundukan tanah keras ketika kendaraan berhenti di dalam got.
Sementara itu, pengemudi Adrianus Dala dan Yakobus Nay yang bertahan di dalam kabin berhasil selamat, meski mengalami trauma berat akibat kejadian tersebut.
Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan pengamanan barang bukti. Proses evakuasi berlangsung hati-hati mengingat hujan masih turun dan arus lalu lintas relatif sepi.





Tinggalkan Balasan