Total kerugian diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50.000.000.

Peristiwa ini menegaskan kembali pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan tungku dapur dan sumber api lainnya, khususnya di wilayah pedesaan yang mayoritas masih menggunakan perapian tradisional.

Pemerintah kecamatan bersama warga kini memberikan pendampingan serta dukungan moril dan administratif kepada korban.

Ke depan, pemerintah setempat diharapkan mendorong edukasi mitigasi kebakaran rumah tangga di wilayah terpencil guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.**